Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Manakah Metode Sunat Paling Aman Untuk Si Kecil ?

Ayah dan Bunda  apakah sedang merencanakan sunat untuk si Kecil dengan metode yang aman? Sunat merupakan tradisi turun temurun yang masih dilakukan hingga saat ini loh. Tapi, selain alasan keyakinan dan agama, sunat juga dilakukan dengan alasan kebersihan dan kesehatan. Ayah dan Bunda tau gak nih sekarang banyak sekali metode-metode sunat yang modern , metode sunat yang ditawarkan, mulai dari electric cauter, klem, bedah konvensional, metode khusus dan lain-lain. Lalu metode sunat mana nih yang aman?

  1. Metode Konvensional

Salah satu metode sunat yang paling baik adalah konvensional. Metode ini dilakukan dengan bantuan mantri sunat atau dokter. Sampai saat ini, metode konvensional masih sering dipraktekkan loh.

Kelebihan metode ini yaitu tidak terlalu sakit karena dibius lokal, bius inipun bisa dilakukan untuk anak hiperaktif dan autisme loh Ayah Bunda. Resiko infeksi dengan menggunakan metode ini pun sangat minim.

2.Electric Cauter

Electric cauter atau lebih dikenal sebagai metode sunat laser sebenarnya tidak menggunakan sinar laser loh, tetapi menggunakan alat yang bernama Cautery yang dialiri oleh listrik.Jika Ayah Bunda memilih metode ini untuk sang Buah Hati ada baiknya Ayah dan Bunda memastikan dokter yang melakukannya sudah ahli dan profesional, ya.

3.Metode Sunat Clamp

Metode sunat yang paling aman digunakan berikutnya adalah metode sunat clamp. Metode ini menggunakan alat bantu klem sekali pakai, seperti plastibell, gomco lamp, mogen clamp, tara clamp,loh.

Kelebihan metode sunat ini antara lain perdarahan yang sangat minim, tidak ada jahitan ataupun perban. Selain itu prosesnya juga cepat loh, hanya sekitar 7 sampai 15 menit saja. Dan juga, rasa sakit yang ditimbulkan juga minimal sehingga si kecil dapat langsung beraktivitas seperti biasa.

Ayah dan Bunda masih bingung ingin menyunatkan sang Buah Hati dimana? Yuk konsultasikan segera di Sunat Modern Indonesia.